Categories

Advertisements

Joan 78 Bulan

Akhir-akhir ini sering telat mengupdate bulan demi bulan Joan. Banyak waktu habis untuk menyesuaikan banyak hal di Bintaro.  Yang pasti, Joan lebih senang di Bintaro karena udaranya yang membuat Joan lebih lega.  Walau Joan banyak mengenal hewan-hewan baru seperti nyamuk, cicak, jangkrik, lalat, yang jarang mengganggu dia ketika di Apartemen.  Kulit Joan jadi sekarang bentol-bentol dan merah-merah dikit.  Pelan-pelan Joan beradaptasi. Terkadang kami kuatir, kalau Joan kegatalan, dia bagaimana ya kalau belum bisa menggaruk atau mengatakan gatalnya?  Satu-satunya jalan adalah dengan menyemprot Joan dengan produk bayi anti nyamuk, dan menutup sumber masuknya nyamuk.  Variasi baru buat Joan mengenal lingkungan.

Sesuai dengan hasil EEG terakhirnya, memang terlihat Joan ada kejangnya.  Namun jika kami benar-benar perhatikan, selalu ada stimulasinya. Misalnya dia tiba-tiba dicium, tiba-tiba dirubah posisi gendongnya, atau suara yang kencang tiba-tiba.  Kami selalu berdoa agar benar, itu semua hanya reflex Joan karena stimulasi yang dia tidak suka.  Bantu Joan untuk bisa mengkontrol reaksinya Tuhan. 

Joan tetap intensive teraphi walau di Bintaro. Kami upayakan untuk selalu bisa mengantar jemput terapisnya supaya tetap bisa terapi Joan. Kami sangat bersyukur, kalau semua itu dimungkinkan.  Sudah hamper 1 minggu berturut-turut, laporan hasil terapi Joan dari terapisnya, Joan mendapatkan nilai PANDAI.  Terimakasih Tuhan. 

Di Bintaro juga lebih banyak alternative buat membawa Joan jalan-jalan, kecuali ke mall yang dingin dan besar seperti di Jakarta pusat.  Joan jadi terlihat lebih tenang, dengan tidak terlalu banyaknya hiruk pikuk dan terangnya lampu.  Kami ingin Joan untuk bisa lebih banyak keluar lagi.  Harapan kami dia senang dengan semua itu. 

Minggu lalu, Joan baru saja datang ke acara ulang tahun sepupunya.  Dia terlihat senang dan bereaksi dengan suara jeritan dan tawa anak-anak sebayanya yang lain.  Oh Joan….apa kamu mau sekolah saying?  Apa mungkin mama dan papa selama ini terlalu mengkondisikan Joan berbeda? Apa seharusnya Joan tetap diajak dengan teman-teman sebayanya, walaupun dia hanya duduk digendong?  Buat kami ini hanya proses belajar. Mungkin kami harus lebih banyak mencoba dan tidak terlalu kuatir dengan tanggapan anak-anak lain yang melihat Joan “berbeda”.  Tuhan, bantu dan tunjukkanlah apa yang harus kami buat.  Kami hanya mau Joan bahagia. 

Joan semakin besar, dan kami percaya, natal ini Tuhan akan terus memakai Joan menjadi berkat yang indah dalam keluarga kami.  Doakan Joan terus ya.

GBU.

Popularity: 6%

Movie Review: 2012

image Oh please! Itulah kata-kata yang sering aku lontarkan sewaktu menonton film ini. Saya yakin sudah banyak yg tau cerita utama film 2012 ini bahkan sebelum menonton film nya. Ya, tentang kiamat. Intinya, sesuai dengan perkiraan bangsa Maya seribu tahun yang lalu, dunia akan kiamat pada tahun 2012, atau lebih tepatnya, 21 Desember 2012.

Sama seperti film bertema kiamat lainnya, kita pasti langsung bisa berasumsi bahwa film ini akan banyak sekali bermain dengan special effect, baik itu sound effect maupun visual effect. Dan memang benar, Anda tidak akan dikecewakan oleh banyaknya special effect di film ini. Sangking banyaknya, saya menarik kesimpulan bahwa film ini adalah film special effect mengenai kiamat, bukan film mengenai kiamat dengan special effect :-) Apa bedanya? Ya tentu beda, karena di luar masalah special effect, maka film ini benar-benar ngga ada apa2nya.

Untuk Anda yg berharap ada sebuah cerita yang menarik di belakang tema kiamat nya, Anda akan kecewa. Sama seperti kami. Memang benar, ada cerita “sampingan” di film ini mengenai sebuah keluarga yang berusaha bertahan hidup, plus juga cerita “utama” mengenai usaha manusia untuk bertahan hidup. Tapi percaya deh, cerita-cerita itu lebih banyak ngga masuk akal nya, bahkan lebih tidak masuk akal dibandingkan dengan tema kiamatnya sendiri (yang sudah cukup tidak masuk akal).

Saya bisa memberikan beberapa contoh di sini. Ngga banyak2, supaya tidak mengganggu Anda ketika menonton (kalau Anda tetap memutuskan untuk menonton). Pertama, bagaimana ditunjukkan sebuah penulis buku plus pengemudi limosin bisa dengan hebatnya menjadi titik sentral di dalam keselamatan keluarganya dan juga keselamatan sebuah kapal berisi 100 ribu penduduk Amerika Serikat. Dengan tidak mengurangi rasa hormat pada penulis buku dan pengemudi limosin, saya masih lebih percaya pada tukang di bengkel mobil saya untuk mengurus kondisi hidrolik sebuah pintu raksasa yang nyangkut karena kabel dan peralatan bertukang. Kedua, adalah adegan melarikan diri dengan mobil limosin di tengah kota yang sedang runtuh. Ketiga, adegan melarikan diri dengan sebuah pesawat kecil dari kota yang sedang runtuh DAN hembusan udara panas dari mega-volcano. Keempat, adegan melarikan diri dengan sebuah pesawat kargo Rusia, juga dari kota yang sedang runtuh DAN hembusan udara panas dari mega-volcano. Mulai melihat polanya? Inti dari film ini adalah mengenai “melarikan diri”. Kelima, alokasi “bahtera” yang memasukkan Rusia dan Cina di satu kapal yang sama, sedangkan Amerika Serikat di satu kapal yang lain. Negara dengan penduduk terbesar pertama (Cina) dan kesembilan (Rusia) di satu kapal, dengan penduduk terbesar ketiga di satu kapal lain, dan kita kehilangan kapal untuk India (nomor dua) dan Indonesia (nomor empat)? Saya masih lebih mengerti mengapa negara-negara Eropa ada di 1 kapal yang sama :-)

Jadi kesimpulannya, kalau memang Anda hanya mau melihat special effect, atau hanya sekedar penasaran mengenai film ini, ya silahkan menonton. Tapi kalau yang Anda cari adalah film yang memberikan sebuah cerita menarik, skip this one. You’ve been warned! :-)

Popularity: 9%

Integrasi WordPress dengan Twitter

Udah cukup lama aku ditanyain orang “Apa account Facebook mu”, atau “Apa account Twitter mu”. Capek juga menjawab kenapa aku belum punya :-) Tapi akhirnya aku menyerah juga, dan untuk pertama kalinya membuat account Twitter. Facebook? Nanti dulu :-)

Kenapa Twitter? Well, Twitter adalah platform micro-blogging yang menarik. “Micro” dalam arti kita dibatasi hanya dapat memunculkan 140 karakter, sangat terbatas. Tapi dengan keterbatasan itu, justru kita jadi lebih bebas melakukan blogging, krn bisa kapan saja dan di mana saja, baik melalui web, handphone, komputer, dll.

Tentunya, agak aneh kalo kita punya sebuah blog site, dan juga sebuah micro-blogging yang terpisah. Jadi, aku juga harus memikirkan bagaimana cara menggabungkan kedua platform ini. Semua sudah tau ya, kalo untuk blog site ini aku menggunakan WordPress. Nah, setelah mencari-cari di daftar plug-in WordPress, aku menggunakan 2 plug-in ini:

  • Untuk memunculkan semua isi account Twitter di blog WordPress ini, aku menggunakan plug-in Tweet Blender. Dengan plug-in ini, aku bisa memasang sebuah widget di sisi kanan blog site ini untuk memunculkan 10 tweet terakhir di account Twitter kami. Yang menarik dari plug-in ini adalah dia menggunakan client-side pull, yaitu menggunakan masing-masing browser Anda untuk mengambil data dari Twitter, berbeda dari bbrp plug-in lain yang menggunakan server untuk mengambil data. Ini membuat beban server berkurang, dan jadi bisa mengikuti peraturan Twitter yang membatasi akses per hari dari setiap koneksi.
  • Aku juga perlu memunculkan di Twitter sebuah link ke setiap posting baru di blog ini. Untuk itu aku menggunakan plug-in WP to Twitter. Sebenarnya, cukup banyak plug-in sejenis, tapi berhubung aku lebih sering blogging dengan Windows Live Writer (dari komputer) dan bukan langsung dari admin page nya WordPress, aku perlu plug-in yang juga mendukung posting dari XMLRPC. Dan setelah dicoba-coba, WP to Twitter ini yang bisa melakukannya.

Selain itu, untuk mempermudah menambah tweet ke Twitter, aku menggunakan aplikasi PockeTwit di Windows Mobile ku. Ini membuat micro-blogging menjadi sangat mudah. Aku masih mencari aplikasi Twitter untuk di komputer, dan juga di Nokia ku. Nanti aku update lagi kalau sudah ketemu yang bagus.

Lantas, apa bedanya blogging di site ini dan di Twitter? Toh dua2nya akan muncul di site ini juga? Tentu saja keduanya memiliki tujuan berbeda. Micro-blogging (Twitter) adalah untuk cerita atau update singkat mengenai kejadian sehari-hari, seperti macet di jalan, lagi ke mall, mati lampu, dll. Jadi, lebih mirip status update daripada blogging. Tapi pada saat yang sama, isinya juga jadi lebih “saat ini” daripada blogging biasa. Blogging biasa aku tempatkan lebih untuk analisis mendalam mengenai sebuah topik, yang sifatnya mungkin “sudah lewat”, tapi masih cukup penting untuk dibicarakan.

Popularity: 7%

Selamat Ulang Tahun, Eva!

Note: ternyata belum ada post di blog ini untuk ulang tahun Eva tgl 15 November kemaren :-)

Selamat ulang tahun, Eva! Tuhan selalu memberkati semua hal yang kau lakukan, untuk keluarga, untuk pekerjaan dan untuk Tuhan. Tuhan juga selalu memberikan kesehatan dan kekuatan untuk menjalani hari demi hari dalam kehidupanmu! Terima kasih untuk kasih sayang yang kau berikan bagi kami (Irving dan Joan), dan telah menjadi istri dan ibu terbaik di seluruh dunia!

God Bless You!

Popularity: 6%

Inglourious Basterds

image Quentin Tarantino memang gila! :-) Sang sutradara Kill Bill ini lagi-lagi menghasilkan karya yang luar biasa di film Inglourious Basterds ini. Mengambil judul dari nama sebuah tim (atau lebih tepatnya “gerombolan”) militer yang bertugas untuk membunuh tentara Jerman dengan cara-cara yang sadis, film ini bercerita tentang pembantaian Yahudi oleh Jerman, intrik spionase dan sabotase, kondisi Jerman yang melemah di penghujung Perang Dunia Kedua, pengkhianatan, dll.

Film ini sejak awal menonjolkan ciri-ciri khas Quentin Tarantino, mulai dari pemilihan musik, framing gambar, keseriusan yang lucu dan kelucuan yang serius, dan ketidakpastian akhir cerita. Jangan tertipu dengan pemilihan setting Perang Dunia Kedua: akhir film ini sama sekali berbeda dengan sejarah nyata.

Walaupun film ini sering dijual dengan memanfaatkan nama Brad Pitt, sebenarnya peran Brad Pitt sebagai Letnan Aldo Raine di film ini tidaklah besar, bahkan juga tidak istimewa. Penampilan istimewa justru dilakukan oleh 2 pemain utama film ini: Melanie Laurent sebagai Shosanna Dreyfus dan Christoph Waltz sebagai Kolonel Hans Landa. Pertarungan emosi di antara kedua tokoh inilah yang menghidupkan film ini dari awal sampai akhir.

Film ini sangat-sangat recommended untuk ditonton. Kami bahkan berencana membeli DVD nya sebagai koleksi di rumah.

Popularity: 6%

IBM, Open Source dan Mainframe

Semua orang di dunia TI pasti mengenal IBM sebagai salah satu pendukung Open Source di dunia, selain perusahaan-perusahaan lain seperti Sun, Red Hat, Zend, dll. Strategi IBM di dunia Open Source bahkan sudah menjadi bahan penelitian di berbagai buku seputar open source dan user-driven community. Salah satunya adalah buku “Wikinomics: how mass collaboration changes everything” yang menjadikan IBM sebagai salah satu referensi bagaimana cara yang tepat untuk bekerja sama dengan komunitas Open Source.

Oleh karena itu, cukup mengagetkan ketika sebuah perusahaan open source (TurboHercules SAS, yang relatif tidak dikenal) melaporkan IBM ke Komisi Eropa karena dianggap menghalang-halangi produk open source mereka yang menyediakan simulasi Mainframe.

Mainframe? Kenapa mainframe? Mungkin masih banyak di antara kita yang menganggap Mainframe sebagai sebuah dinosaurus di dunia TI, yang setiap saat bisa punah karena sudah tidak relevan lagi. Mungkin pendapat ini benar adanya 5-10 tahun yang lalu, ketika semua orang berlomba-lomba membuktikan bahwa server-server yang lebih kecil (dibandingkan Mainframe) bisa menjadi pengganti Mainframe yang jauh lebih efektif dan efisien dana. Tapi, saat ini, banyak orang mulai mempertimbangkan kembali pendapat tersebut. Perubahan ini terjadi karena pergeseran yang ditimbulkan oleh munculnya Cloud Computing.

Cloud Computing menggeser paradigma komputasi kembali ke struktur pemrosesan terpusat, yang memusatkan sumber daya pemrosesan data (dan tentu saja media penyimpanan) ke sebuah titik pusat, dan memanfaatkan terminal komputer hanya sebagai user interface saja. Sounds familiar? Tentu saja. Hal yang sama adalah yang ditawarkan oleh Mainframe di jaman sebelum PC mulai merajalela. Model terpusat ini tentu saja menjadi celah bisnis baru bagi produsen Mainframe, yang saat ini didominasi (atau dikuasai) oleh IBM. Oleh karena itu, jangan heran kalau IBM berusaha keras melindungi bisnis lamanya ini, yang tiba2 menjadi bisnis baru yang sangat menggiurkan.

Sebenarnya, tuduhan monopoli bukan baru kali ini dilontarkan oleh kompetitor IBM. Rival-rival IBM telah lama menuduh IBM menjalankan praktek bisnis yang cenderung monopolistik di dunia Mainframe. Bahkan, baru-baru ini Departemen Kehakiman Amerika Serikat memulai penyelidikan terhadap IBM atas tuduhan monopoli ini. Laporan dari TurboHercules ini tentu saja akan menambah deretan panjang tuduhan monopoli ini, dan kali ini disampaikan pada institusi Komisi Eropa yang dikenal sangat anti monopoli dan sangat mendukung Open Source.

Laporan ini akan menjadi hal biasa kalau tidak karena pelapor adalah sebuah perusahaan Open Source. TurboHercules adalah perusahaan yang bermaksud mengkomersialkan Hercules, sebuah aplikasi open source yang dapat mengemulasi mainframe. Pasar bagi produk ini sangat besar, karena dapat digunakan di server-server umum yang kemudian akan digunakan oleh perusahaan sebagai lokasi pengembangan dan uji coba. Tanpa software ini, maka perusahaan-perusahaan tersebut harus memiliki mainframe terpisah untuk hal tersebut.

Masalahnya, Hercules hanyalah melakukan emulasi terhadap hardware mainframe, dan masih membutuhkan Sistem Operasi mainframe dari IBM. Di sinilah masalah muncul: IBM selalu menjual Sistem Operasi nya bersama dengan hardware mainframe, setidaknya sejak tahun 2000. TurboHercules sudah mengirimkan surat kepada IBM untuk meminta ijin penggunaan Sistem Operasi ini, tapi mereka belum mendapatkan jawabannya. Mereka bahkan sedikit menyindir IBM dengan mengatakan bahwa mereka berharap IBM akan memberikan respons yang positif karena IBM adalah salah satu perusahaan utama pendukung Open Source. Menarik.

Saya pribadi berharap IBM bisa melakukan hal yang sama yang IBM harapkan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan lain: terbuka untuk bekerja sama dengan perusahaan lain dalam keterbukaan informasi demi menjaga interoperabilitas. Tentunya, dengan cara mengijinkan perusahaan seperti TurboHercules untuk memberikan layanan terbaik bagi pelanggan, tanpa harus dibatasi oleh batasan-batasan bisnis yang tidak jelas alasan teknisnya.

Popularity: 9%

The Ugly Truth

image The Ugly Truth: another pathetic-romantic movie. Eh salah, romantic-comedy movie :-) Typical scenario, with a twist: girl meet guy, girl meet another guy, first guy help girl to get second guy, girl get second guy but already fall in love with first guy, dan seterusnya. Tapi beberapa hal membuat film ini berbeda dari yang lain. Pertama, Katherine Heigl dan Gerard Butler benar-benar bermain baik dan natural, sehingga membuat film ini berjalan mulus. Kedua, film ini memakai dosis sexual content yang melebihi normal; bukan dalam bentuk visual, tapi dalam bentuk verbal dan juga beberapa joke non-verbal. Tapi bukan berarti film ini lantas menjadi vulgar dan tidak enak ditonton. Justru sebaliknya, film ini bisa membuat semuanya itu menjadi cerita yang menarik dan sangat sangat lucu.

Untuk kategori film ringan, film ini sangat sangat kami rekomendasikan untuk ditonton. Tapi ingat, berhubung isi film yang agak-agak nyerempet ke sana kemari, sebaiknya tidak ditonton bersama dengan anak dibawah umur. Enjoy!

Popularity: 8%

Program Windows 7 Certification Hero

Sebagai bagian dari rangkaian acara peluncuran Windows 7, Microsoft mengadakan program Windows 7 Certification Hero, berupa penawaran menarik bagi profesional TI yang berhasil menyelesaikan sertifikasi Windows 7 ini. Berikut adalah detail programnya:

  • Berlaku dari tanggal 15 September s/d 18 November 2009
  • Berlaku untuk ujian 70-680 MCTS Windows 7 Configuring
  • 77 orang yang berhasil mendapatkan MCTS Windows 7 akan mendapatkan:
    • Plakat dari Microsoft
    • Windows 7 Exclusive Shirt
    • Penggantian biaya ujian sebesar maksimum Rp 500.000,- per orang, dengan mengirimkan hasil ujian ke indopartner@microsoft.com
    • Mengikuti Door Prize dengan hadiah:
      • 1 unit Folding Bike (Limited Edition)
      • 1 unit Home Theatre LG
      • 2 unit Microsoft Optical Mouse Sidewinder X3

Untuk mendaftar, silahkan hubungi:

INIXINDO
Permata Senayan Blok E2-E5
Jl. Tentara Pelajar
Jakarta 12210
Telepon: 021-5794-0868

Catatan: harap mendaftar 1 minggu sebelum ujian.

Popularity: 12%

Windows 7 Resmi Diluncurkan!

Windows 7 telah resmi diluncurkan kemarin, 22 Oktober 2009, di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Peluncuran di Indonesia dilakukan kepada pihak media di Hard Rock Cafe. Saya bangga bisa menjadi salah satu orang yg terlibat untuk men-demokan produk hebat ini kepada para wartawan :-)

Setelah peluncuran ini, Windows 7 secara resmi akan tersedia di semua toko komputer di Indonesia. Tentunya selama stok masih tersedia di toko masing-masing :-) Peluncuran kepada konsumen umum akan dilakukan di Pondok Indah Mall 2 tanggal 6 November 2009, dan peluncuran kepada konsumen bisnis (perusahaan) akan dilakukan di Jakarta Convention Center tanggal 24 November 2009.

Untuk mengikuti semangat Windows 7, berikut adalah 7 fungsi WIndows 7 yang saya paling sering saya pakai:

  1. Snap, untuk pengaturan window. Gunakan mouse untuk menyeret window ke sisi kanan monitor, dan window tersebut akan menempel ke 1/2 sisi kanan layar. Demikian juga kalau diseret ke sisi kiri. Kalau ke atas, maka window akan menjadi full screen. Keyboard shortcut? Tekan tombol Windows dan panah kiri, panah kanan, atau panah atas.image
  2. image Search, langsung dari tombol Start. Begitu klik Start, langsung saja ketik program atau file yang mau kita cari. Misalnya, mau membuka Troubleshooting, tinggal ketik “troubleshooting” dan tinggal pilih dari hasil pencarian. Untuk hasil maksimal, tentunya lebih mudah menggunakan keyboard. Tekan tombol Windows untuk memuncul menu Start, langsung ketik apa yg mau dicari, dan gunakan panah atas-bawah untuk memilih, dan tinggal tekan Enter! Catatan: pencarian bukan hanya untuk nama program dan nama file, tapi juga isi file dan isi email di Outlook. Bahkan juga Favorites di Internet Explorer!
  3. image Peek, memunculkan thumbnail dari window-window yang sedang terbuka. Cukup arahkan mouse kita ke daftar program yang ada di taskbar, dan langsung muncul preview thumbnail dari window masing-masing. Ini memudahkan kita mencari window yang mau kita pilih.
  4. Zoom, untuk zoom in dan zoom out dari tampilan di layar. Ini penting ketika sedang presentasi atau demo dan ingin menunjukkan bagian tertentu dari sebuah program atau tampilan di layar. Tinggal tekan tombol Windows dan tombol “+” untuk Zoom In, dan tombol Windows dan tombol “-“ untuk Zoom Out.
  5. Notification Area Icons yang jauh lebih “bersih”, karena menyembunyikan tray icon yang ngga perlu. By default, tray icon hanya akan memunculkan icon sebuah program kalau program tersebut ingin memberikan notifikasi ke kita. Jadi, walaupun icon Battery selalu aktif, tapi dia akan tetap tersembunyi dan baru muncul kalau ingin memberikan notifikasi, misalnya bahwa baterai kita sudah mau habis. Lebih lengkapnya lagi, kita bisa mengubah setting sesuai kebutuhan kita masing-masing. Misalnya, kalau di komputer saya, icon Network, Volume, Outlook dan Communicator selalu terlihat untuk memudahkan saya mengakses keempat program tersebut.image
  6. Rotated Wallpaper dan Screen Saver. Ngga perlu lagi program tambahan, semua sudah disediakan oleh Windows 7. Tinggal ubah setting di bagian Wallpaper untuk mengubah2 latar belakang per waktu tertentu. Screen Saver juga bisa menggunakan foto-foto kita dari folder tertentu.
  7. Dukungan 64-bit yang membuat kita bisa memaksimalkan penggunaan memory di komputer (lebih dari 3 GB) tapi tetap menjaga kompatibilitas dengan program-program 32-bit yg umum tersedia. Sayang kan, kalau beli komputer dengan memory 4 GB tapi hanya bisa dipakai 3 GB krn masih menggunakan 32-bit? :-)

Berikut adalah 7 lagi fungsi Windows 7 yang saya suka, tapi belum saya pakai (atau tidak sering saya pakai) krn berbagai hal:

  1. Multitouch! Sayangnya saya belum punya notebook atau desktop yang sudah bisa multitouch. Waktu demo kemarin sih sudah pakai notebook Acer yg sudah multitouch. Keren!
  2. Previous Version, kita bisa memunculkan kembali versi lama dari file-file kita. Tinggal click kanan di file tersebut, dan pilih Previous Version. Sederhana, dan sangat membantu kalau tidak sengaja melakukan kesalahan dalam mengubah sebuah file.
  3. Media Center, yg menjadikan komputer kita sebagai pusat entertainment di rumah. Bisa dihubungkan ke TV dan internet TV, bisa memainkan semua file musik dan video, bisa merekam siaran yg kita tidak sempat tonton, pause di tengah2 siaran langsung, dan masih banyak lagi. Tambahkan remote control supaya bisa menonton dari jauh, dan sambungkan ke LCD TV kita untuk hasil yg maksimal.
  4. Homegroup plus Media Player yg bisa melakukan streaming antar komputer. Cocok untuk membuat jaringan audio-video di rumah. Tempatkan 1 komputer dengan storage besar sebagai server, masukkan semua video dan musik di sana. Pasang komputer2 kecil di masing2 kamar, setup jaringan wireless, setup Homegroup yg menggabungkan semua komputer ini. Gunakan Media Center dan tinggal mainkan file2 vide dan musik di masing2 kamar. Sederhana!
  5. Parental Control, yg bisa mengatur penggunaan komputer oleh anak2, misalnya mengatur waktu pemakaian, program apa saja yg bisa digunakan, dst.
  6. PSR (Problem Steps Recorder), yang merekam semua langkah yg kita lakukan sampai ke titik masalah, dan kemudian membuat sebuah file report lengkap dengan screen capture di masing2 langkah, yang bisa kita kirimkan ke bagian IT Support. Kegunaan lain dari PSR ini adalah untuk membuat dokumentasi program :-)
  7. Troubleshooting, yang membantu kita di semua titik masalah, menawarkan solusi terbaik secara otomatis dan dapat menyelesaikan hampir semua masalah yg biasa kita hadapi, misalnya membantu mengecek kenapa kita tidak tersambung ke Internet, mengusulkan setting power maksimal, dst.

Jadi, tunggu apa lagi? Secepatnya gunakan Windows 7 dan nikmati semua fasilitasnya!

Popularity: 26%

Linksys WRT320N Wireless-N Gigabit Router

image Asyik :-) Akhirnya bisa bermain2 dgn wireless network di rumah :-)

Di rumah yg baru di Bintaro, kami mendapat Telkom Speedy sebagai paket 1 tahun bersama pembelian rumahnya. Setelah menunggu 3 bulan, akhirnya Speedy nya masuk 2 minggu lalu. Pihak Bintaro Jaya sudah menyediakan juga ADSL Modem nya, tapi yang biasa aja, yaitu TP-LINK TD-8817 yang hanya menyediakan 1 koneksi Ethernet tanpa wireless. So, mulai hunting deh wireless router.

Setelah diskusi (agak panjang) dengan tim IT di kantor, akhirnya aku memutuskan pake Linksys WRT320N. Mungkin ada bbrp alasan yg perlu aku jelaskan di sini.

  • Kenapa ngga beli wireless router yg sekalian ADSL modem? Ya, memang lebih mudah setup nya kalau hanya ada 1 device seperti itu. Hanya saja:
    1. kalau nanti ngga pake Speedy lagi, terpaksa beli alat baru total. Sementara, kalo wireless routernya terpisah dari modem, kalo entar ganti dari Speedy ke jenis connection lain, cukup ganti modem nya aja, dan wireless routernya tetap bisa dipake
    2. Dengan harga yg sama, kalo beli ADSL modem yg Wireless, pasti hanya dapat Wireless-G, yg udah mulai ketinggalan jaman.
  • Kenapa beli Wireless-N? Ini sih alasan teknologi aja, supaya udah langsung pake yg terakhir. Belum semua device mendukung, tapi semua device baru sudah mendukung N. Jadi, sebaiknya beli wireless yg tipe N saja mulai sekarang. BTW, WRT320N ini sudah menggunakan Wireless-N 2.0.
  • Kenapa Gigabit? Ini juga pilihan teknologi. Hampir semua Ethernet sekarang mendukung Gigabit. Apalagi, Wireless-N yg bisa mencapai 300Mbps tidak sebanding dengan Ethernet 100Mbps. Dan kalau kita mau banyak bermain dengan video dan audio antar device (nantinya), sebaiknya sudah menggunakan kombinasi Gigabit dan Wireless-N.
  • Kenapa Linksys? Ini mungkin masalah brand confidence aja. Sebenarnya banyak pilihan lain, seperti TP-LINK, D-LINK, Belkin, dst. Tapi sepertinya Linksys sudah sangat diakui di bidang network ini, selain kenyataan bahwa sekarang brand ini ada di bawah naungan nama besar Cisco. Selain itu, device nya cantik :-)

Nah, tentunya melihat sekarang ada 2 router (satu ADSL modem dan 1 wireless), pasti koneksi nya agak rumit nih. Utk yg ngerti networking, pasti langsung bisa melihat masalahnya. Router pertama, yaitu ADSL Modem nya, akan memiliki IP Public di interface luar, dan IP Private (default di 192.168.1.x) di interface dalam. Router kedua, yaitu Wireless router nya, di interface luar harus menggunakan IP Private di network yg sama dengan interface dalam ADSL Modem, sedangkan interface dalam nya harus menggunakan IP Private lagi (lihat gambar).

image

Kita punya 2 pilihan, the easy way, or the hard way.

The easy way, Wireless router akan menggunakan IP Private di network yg berbeda, misalnya, 192.168.2.x. Jadi, cukup set IP interface luar nya menjadi 192.168.1.2 (mengikuti interface dalam ADSL modem) dan set interface dalam nya menjadi 192.168.2.1. Done (lihat gambar).

image

The hard way, Wireless router kita paksa pake IP Private di network yg sama dengan ADSL modem. Misalnya, interface luar kita kasih 192.168.1.2 dan interface dalam 192.168.1.3 dan semua device di DHCP di atas 192.168.1.4. Untuk bisa mencapai ini, kita harus melakukan sedikit “akrobat” di routing table nya. Can be done, tapi besar kemungkinan membuat kesalahan (lihat gambar).

image

Ketika membuka box WRT320N, ternyata Linksys menyediakan semacam Wizard yg akan membantu kita men-setup network ini. Krn penasaran sehebat apa Wizard ini, saya coba dulu pake Wizard. Yg rekan-rekan harus ingat, by default, Linksys akan mengharapkan IP Public di interface luarnya, dan IP Private di network 192.168.1.x (sama dengan ADSL modem) di interface dalam. Aku mau liat gimana si Wizard bisa menyadari masalah ini dan melakukan perubahan.

So, aku coba ikut exactly seperti yg ditunjukkan di Quick Installation Guide nya.

Pertama, keluarkan semua peralatan Linksys dari kotaknya. Jangan di colok ke mana2 dulu, cukup keluarkan Wireless router nya, kabel Ethernet nya (warna biru) dan adapter power.

Kedua, masukkan CD ke komputer dan jalankan Setup Wizard nya. Setelah melewati layar Welcome dan Disclaimer, Linksys mencoba mendeteksi network yang ada. Di sini aku sadar, aku baru saja melakukan 1 kesalahan: aku belum menghubungkan komputer dengan ADSL modem nya :-) Jadi, aku abort Wizard nya, colok komputer ke ADSL modem (via Ethernet), dan ulang Wizard nya. Dengan cepat Wizard nya mendeteksi ada koneksi ke sebuah router dan bertanya, apa kita mau mengganti router tersebut atau menggunakan kedua router bersamaan. Tentu saja saya pilih pilihan kedua.

Ketiga, mengikut Wizard nya, aku cabut kabel Ethernet dari ADSL Modem ke port Ethernet di Linksys.

Keempat, masih mengikut Wizard nya, aku pakai kabel Ethernet dari Linksys (yg warna biru), colok di port Internet (warna kuning) di Linksys dan sambungkan ke ADSL modem.

Kelima, tetap mengikuti Wizard, aku sambungkan Linksys ke listrik. Wizard langsung melakukan setup. Di sini sempat terhenti karena internal error, dan aku sempat panik, jangan2 gagal nih mengatur model 2 router gini. Akhirnya aku ulang semua setup dari langkah pertama (di lepas semua kabel dan listrik dari Linksys dan men-colok ulang ADSL modem nya) dan akhirnya sukses di langkah kelima ini.

Keenam, Wizard meminta kita mengganti password admin untuk Linksys. Ini harus dilakukan, berhubung masih banyak orang kerjanya adalah mencari wireless terbuka dan mencoba masuk ke router dengan default password.

Ketujuh, Wizard meminta kita mengganti SSID dari default “linksys”. Ini tidak begitu penting, tapi sebaiknya dilakukan, supaya (1) network kita menjadi unik dan tidak “tertukar” dengan wireless tetangga; dan (2) supaya sedikit menyembunyikan kenyataan bahwa kita menggunakan merk Linksys :-)

Kedelapan, Wizard meminta kita memilih jenis wireless Security yg akan kita gunakan. Aku pilih security tertinggi, yaitu WPA/WPA2, krn toh semua device terbaru pasti sudah mendukung protokol ini. Kemudian kita diminta memasukkan passphrase. Pilih passphrase yg mudah diingat, tapi juga tidak mudah ditebak. Passphrase bisa panjang kok, sampai 63 karakter, jadi, silahkan menggunakan kata2 seperti “sayasayangkamu” atau hal-hal lain yg gampang diingat tapi tidak mudah ditebak.

Selesai. Buset, mudah sekali. Setelah aku cek, ternyata Wizard men-setup wireless router untuk menggunakan 192.168.0.x sebagai interface dalam. Krn tadi harus buru2 meninggalkan rumah, jadinya belum sempat cek secara global bagaimana setting di semua titik. Nanti aku update lagi ya.

Popularity: 48%